Categories
Uncategorized

Cara Menyuling Serai Wangi Sederhana dan Hasil Minyak Banyak.

Hallo semuanya, selamat datang dan terima kasih telah meng klik website ini, semoga dengan adanya website ini dapat menambah wawasan dan membantu banyak orang ya! Enjoy

Kalian tahu ngga si serai, sereh itu apa? Yups, betul sekali serai dan sereh itu sama aja, dan serai merupakan salah satu tumbuhan dari anggota suku rumput-rumputan yang dapat dimanfaatkan sebagai bumbu dapur, untuk mengharumkan makanan.

Serai juga ada jenis nya juga lho ternyata, ada serai dapur dan serai wangi. Serai dapur itu serai yang sering digunakan sebagai bahan dapur, sedangkan serai wangi itu serai yang dapat dimanfaatkan untuk membuat minyak atsiri, dengan cara menyuling bagian atas serai wangi dengan alat destilasi minyak atsiri dong pastinya.

Nah, cara membuatnya bagaimana ya? Yuk kita simak bareng-bareng!

Cara Memanen

budidaya serai wangi

Memangnya, cara memanen juga diperlukan? apakah penting? Kan bisa langsung beli sereh nya saja.

Eitss, untuk mendapatkan bahan pembuatan minyak sereh yang maksimal, akan lebih baik jika menggunakan bagian daun yang dipetik sendiri dari halaman. Oleh sebab itu, disarankan juga untuk budidaya atau menanam serai wangi sendiri.

Hal ini penting, karena teknik pemotongan daun akan sangat mempengaruhi produksi minyak atsiri nantinya. Cara terbaik adalah memotong daun sekitar 5 cm di atas batas pelepah. Dengan helai daun yang berada pada posisi paling bawah daun yang belum mati atau kering.

Dan juga harus memperhatikan hal-hal berikut ini:

  • Serai yang digunakan berasal dari masa panen ke 1-3, jika memasuka masa penen ke hasilnya akan menurun
  • Saat panen pertama, serai wangi harus sudah berusia 6-9 bulan.

Persiapan Bahan

tanaman serai wangi

Tanaman serai wangi ini termasuk tumbuhan yang secara alami mengandung minyak atsiri atau essensial.

Nah, untuk mendapatkan minyak dengan mutu berkualitas, pastinya harus mengolah daun yang masih segar.

Namun, jika tidak langsung diolah, bisa dilakukan dengan menjemurnya selama 3-4 jam terlebih dahulu, sebelum disimpan.

Ini akan menurunkan kadar sitronelal dan geraniol di dalamnya serta mencegah pembusukan.

Sehingga, produksi minyak tetap akan baik meski tanaman tidak dalam keadaan segar.

Cara Menyuling Serai Wangi

cara penyulingan minyak serai wangi

Bisa membeli atau bahkan membuat manual alat destilasi minyak atsiri sesuai dengan ukuran yang dibutuhkan.

Dan berikut proses penyulingan daun serai yang akan dilakukan:

  1. Masukkan air ke dalam alat suling secukupnya
  2. Masukkan serai ke dalam ketel suling, jangan lupa untuk isolasi pinggirannya untuk mencegah panas mengalir ke luar
  3. Setelah beberapa saat, minyak atsiri akan terlihat di tabung pemisah

Jika menggunakan 1 ton daun, kurang lebih memerlukan waktu sekitar 5 jam untuk penyulingan dengan kecepatan 120 kg uap/jam. Dan biasanya, minyak yang dihasilkan dari proses penyulingan memiliki kualitas 0,7-0,9%.

Selain cara diatas, ada juga yang masih memanfaatkan menggunakan aliran sungai, dengan cara tumbuhan serai disuling dengan tungku yang dimasak selama empat jam menggunakan kayu bakar. Setiap penyulingan dari tungku yang berkapasitas sekitar 4 kg ini, minyak yang dihasilkan hanya 10 persen. Dalam sehari para petani menyuling dua hingga tiga kali. Minyak yang telah jadi dimasukan kedalam kemasan botol yang bervolume 35 mm untuk kemudian dijual.

Dan itulah cara dari bagaimana penyulingan dari minyak atsiri serai wangi, lalu ada bagaimana cara menamamnya agar hasil nanti lebih maksimal, dan juga persiapan bahan yang dibutuhkan untuk membuat minyak atsiri serai wangi.

Semoga informasi yang ada disini dapat menambah wawasan dan pastinya membantu bagi semua orang. Mohon maaf apabila ada banyak kekurangan atau kesalahan. Jika ada saran atau kritik yang membangun bisa drop pada komentar dibawah ini.  Jika ingin mengetahui lebih lanjut bisa kunjungi Minyak Atsiri Sereh Wangi.

Jangan lupa untuk share ke yang lainnya. Terima Kasih!