Categories
Uncategorized

Penjelasan Singkat Mengenai Minyak Atsiri Jahe Merah

Hallo semuanya, selamat datang dan terima kasih telah meng klik website ini, semoga dengan adanya website ini dapat membantu dan menambah wawasan bagi semuanya. Enjoy.

Pada kali ini, kita akan membahas mengenai Minyak Atsiri Jahe Merah. Memangnya bisa ya jahe dibuat minyak? Lalu apa ada jahe merah? Memangnya ada berapa jenis jahe?

Jahe bisa dibuat menjadi minyak dengan cara di ekstrak menggunakan rimpang jahe nya. Yups betul ada jahe merah, Jadi, jahe itu mempunyai 3 jenis, ada jahe gajah, jahe emprit, dan jahe merah. Nah pada kali ini, kita akan membahas Minyak Atsiri Jahe Merah.

Penjelasan

jahe merah

Jahe merupakan salah satu tumbuhan yang mempunyai manfaat bagi kesehatan. Tumbuhan yang terkenal karena aroma dan rasanya yang khas kerap dimanfaatkan sebagai bumbu dapur, untuk pengobatan alternatif, bahkan bisa menghasilkan minyak atsiri. Salah satu jenis jahe yang sering dikonsumsi adalah jahe merah.

Jenis jahe ini memiliki ukuran yang lebih kecil dan memiliki rasa yang lebih pedas. Selain itu, warna merah yang ada pada kulitnya terdiri dari kandungan antosianis yang sangat baik untuk tubuh.

Manfaat Minyak Jahe Merah

  • Mengurangi peradangan
  • Menurunkan asam urat
  • Melawan efek jahat radikal bebas
  • Meminimalisir risiko hipertensi dan penyakit jantung
  • Dapat sistem pencernaan
  • Membantu menurunkan berat badan
  • Menyembuhkan infeksi
  • Meningkatkan fungsi hati
  • Meredakan nyeri otot dan haid
  • Meredakan kecemasan, dan lain sebagainya.

Efek Samping Penggunaan

Dianjurkan untuk mengonsumsi sebanyak kurang lebih 4 gram jahe per hari. Semua manfaat jahe merah di atas bisa diperoleh jika mengonsumsinya dalam jumlah yang batas wajar dan sesuai denggan kebutuhan. Sebaliknya, jika memakan atau meminum jahe merah terlalu banyak malah akan memicu efek samping yang mungkin dapat berbahaya.

Sejumlah efek samping yang terjadi itu berupa sakit perut, nyeri dan sensasi terbakar di dada (heartburn), mulas, kembung, hingga diare.

Hal ini juga berlaku bagi ibu hamil, jadi diperhatikan dan diskusikan dulu dengan dokter kandungan sebelum mengkonsumsi jahe merah. Karena, jahe merah pun dikhawatirkan bisa memicu interaksi negatif kalau digunakan bersama obat pengencer darah.

Cara Membuat Minyak Jahe Merah

cara membuat minyak atsiri jahe merah

Minyak jahe didapatkan dari hasil penyulingan antara jahe dengan air. Lama penyulingan kurang lebih selama 6 jam. Rendaman minyak atsiri yang didapatkan dari jahe yang berukuran besar sekitar 2-3 persen, sedengkan untuk jahe emprit sekitar 3-3,3 persen, dan untuk jahe merah sendiri 3-3,5 persen.

Dan inilah tahapannya :

  1. Pilihlah jahe yang segar, dan berumur minimal 8-9 bulan.
  2. Kemudian, cuci bersih jahe dan jangan biarkan kotoran masih melekat.
  3. Iris jahe secara tipis dengan ketebalan kurang lebih 3-4 mm.
  4. Keringkan di bawah sinar matahari langsung atau bisa juga menggunakan oven hingga kadar air dalam jahe itu mencapai 10-12 persen.
  5. Selanjutnya, giling kasar jahe bisa menggunakan alat hammermill mesh 20 mm.
  6. Lalu, sulinglah dengan alat destilasi minyak atsiri serbuk jahe dengan menggunakan metode uap dan air sekitar 6-8 jam atau bisa diliat juga dengan minyak tidak akan menetes lagi.
  7. Pisahkan minyak yang masih tercampur dengan air dengan membuka kran tabung pemisah.
  8. Kemudian, tambahkan dengan natrium anhidrat sekitar 2-5 persen saja ke dalam minyak sehingga diperoleh minyak yang bebas air.
  9. Keluarkan bahan sisa penyulingan dari ketel, lalu bersihkan ketel.

Itulah penjelasan mengenai Minyak Atsiri Jahe Merah. Untuk penjelasan lebih detail bisa di cek di Minyak Jahe Merah dan Minyak Atsiri Jahe.

Mohon maaf jika masih banyak kekurangan dan kesalahan pada artikel ini. Jika ada saran atau kritik membangun untuk penulis, bisa disampaikan melalui laman komentar bawah.

Jangan lupa untuk share artikel ini juga kepada yang lainnya. Terima Kasih.