Categories
Uncategorized

Gampang Banget! Resep Roti Maryam Rumahan Anti Ribet

Hai semuanya , kembali lagi dengan artikel baru yang berjudul Gampang Banget! Resep Roti Maryam Rumahan Anti Ribet , yang pasti akan membahas resep roti maryam yang anti ribet

Roti Maryam Terbuat dari campuran tepung terigu dan telur yang diadoni menggunakan mesin pembuat roti hingga kalis lalu dicetak sesuai bentuknya dan dipanggang diatas panggangan hingga matang.

Roti Maryam biasa disajikan saat sarapan maupun saat makan siang karena roti maryam ini termasuk makanan yang berat, dan biasanya dimakan menggunakan side dish.

makanan pendampingnya biasanya kari ayam, kari kambing, kari sapi, gulai kambing, gulai sapi, gulai kacang hijau, selai strawbwberry, selai blueberry kadang juga diberi topping coklat meses dan keju parut.

Roti Maryam ini berasal dari negara timur tengah , dan menjadi makanan utama kedua setelah nasi disana , oleh karena itu tidak jarang anak sekolah maupun para pekerja membawa bekal roti maryam sebagai pilihan makanan nya.

Sebelum itu jangan lupa cek artikel saya sebelumnya ya yang membahas tentang aneka kue kering wijen , jangan lupa cobain!

A. Jenis Tepung Yang Digunakan Untuk Roti Maryam Rumahan

Tiga jenis tepung terigu umumnya digunakan untuk membuat roti maryam rumahan. Setiap jenis tepung terigu memiliki kandungan protein yang berbeda. Protein pada tepung terigu akan sangat mempengaruhi kelekatan adonan pada makanan.

Jenis protein pada tepung terigu merupakan jenis protein yang biasa ditemukan pada gandum. Tepung terigu jelas terbuat dari bibit gandum.

Namun sayangnya, beberapa orang alergi terhadap gluten jenis ini. Inilah sebabnya mengapa jenis tepung bebas gluten lainnya (seperti tepung beras atau tepung jagung) terkadang digunakan sebagai pengganti tepung terigu.

Dari beberapa jenis tepung terigu, mungkin akan sulit membedakannya. Tapi ini sangat penting, apalagi jika Anda memiliki hobi membuat kue.

  • Tepung Terigu Protein Rendah

Jenis tepung terigu yang pertama adalah tepung terigu protein rendah. Jika tepung terigu dengan kandungan protein kurang dari 10% digunakan untuk makanan yang tidak membutuhkan tekstur (seperti kenyal dan elastis), maka akan lebih cocok.

Jenis tepung rendah protein ini sering digunakan pada kue kering (seperti biskuit, biskuit dan kue kering lainnya) karena tepung rendah protein ini membuat kue menjadi sangat renyah.

Kandungan proteinnya sangat rendah dan kandungan glutennya juga sangat rendah.Makanan yang dihasilkan dengan tepung ini memang renyah, rapuh dan mudah pecah.

  • Tepung Terigu Protein Sedang

Jenis tepung terigu selanjutnya adalah tepung terigu dengan kandungan protein yang tinggi. Karena kandungan proteinnya lebih tinggi dari tepung sebelumnya maka kandungan gluten pada tepung protein medium ini lebih tinggi.

Padahal, tepung terigu jenis ini juga banyak disebut tepung multifungsi. Karena memang memiliki kandungan protein yang sedang, teksturnya tidak akan terlalu lengket ataupun kering saat dioleskan ke piring.

Umumnya tepung jenis ini banyak digunakan sebagai tepung untuk membungkus aneka gorengan seperti kacang goreng dan pisang goreng.

Selain digunakan sebagai bahan pelapis gorengan, tepung jenis ini juga sangat umum digunakan pada makanan seperti kue, roti matabak dan jenis kue basah lainnya.

  • Tepung Terigu Protein Tinggi

Jenis tepung yang terakhir adalah tepung terigu dengan kandungan protein tinggi. Pada tepung terigu berprotein tinggi ini, kandungan proteinnya sekitar 14% -16%. Tentunya karena kandungan proteinnya yang tinggi maka kandungan glutennya juga tinggi.

Kandungan gluten yang begitu tinggi bisa membuat adonan yang menggunakan tepung terigu lebih kenyal dan elastis. Umumnya tepung terigu berprotein tinggi ini sangat cocok untuk produksi mie, karena mie tersebut membutuhkan tekstur adonan yang fleksibel.

Hal inilah yang menjadi alasan mengapa jenis makanan berbahan mie bisa diperpanjang, karena memang dipengaruhi oleh kandungan protein tepung terigu yang tinggi, sehingga tidak mudah keluar gas.

B. Resep Roti Maryam Rumahan

roti maryam rumahan

Bahan-bahan:

  • 250 gr Terigu
  • 1 sdm Gula
  • Garam
  • Mentega 3 sendok
  • Secukupnya air

Cara Membuat Roti Maryam Rumahan:

  1. Tambahkan tepung, garam, gula, dan mentega cair. Tambahkan air secara bertahap dan uleni hingga halus.
  2. Biarkan adonan istirahat selama 10 menit, lalu tutup dengan kain.
  3. Buka adonan dan uleni lagi hingga benar-benar halus.
  4. Bagi adonan menjadi empat bagian
  5. Ambil sebagian adonan lalu ratakan menjadi bentuk bulat. Kemudian potong-potong panjang (seperti bentuk Lagrange)
  6. Gulung lembaran adonan menjadi 1 lalu gulung (seperti menggulung)
  7. Biarkan adonan yang terbentuk selama 10 menit
  8. Ambil 1 adonan, ratakan, dan masak di atas margarin.
  9. Setelah menguning, roti Maryam bisa disantap dengan isian kesukaan Anda.

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *